Muda Dan Menginspirasi



Lahirkan Penulis-penulis Cilik, Ini Rahasia Orang Tua Nadia dan Najma
Sukma Indah Permana - detikNews
Yogyakarta - Memiliki dua anak penulis cilik, Nurul Huda (41) dan Siti Jumaroh (40) tentu sangat bangga. Bukan secara instan, Huda menyampaikan beberapa rahasianya dalam mendidik anak-anaknya.

"Semua anak pasti sejak kecil punya kesukaan. Anak saya misalnya, senang sekali dengan majalah Bobo. Begitu tahu mereka suka, kami langsung langganan," ujar Huda.

Nadia bersama keluarga (Foto: Sukma Indah Permana)

Hal ini disampaikan Huda kepada detikcom di rumahnya di Ngentak Baru No 12 RT 10, Baturetno, Bantul, Sabtu (31/10/2015). Asal kesenangan anak adalah hal yang positif, menurutnya orang tua seharusnya mengarahkan. Dua anaknya yakni Nadia Shafiana Rahma (11) dan Najma Alya Jasmine (12) kini menjadi penulis cilik yang menelurkan banyak karya.

"Kalau mereka ingin beli buku apa, saya berusaha langsung penuhi. Kalau memang harus menunda, paling nggak lama," imbuhnya.

Dan yang terpenting, kata Huda adalah memberi contoh. Orang tua dinilai menjadi cermin dari karakter anak.
Huda dan istrinya memang hobi membaca buku. Sejak anak-anaknya bayi, keduanya sering membacakan cerita atau dongeng.

Dari kebiasaan dan contoh perilaku orang tuanya itulah, dua anaknya kini menjadi penulis cilik. Menumbuhkan minat baca di tengah kecanggihan teknologi saat ini memang diakui Huda menjadi tantangan. Meski begitu, bukan berarti harus menjauhkan anak dari teknologi.

"Main game masih suka kok," kata Huda.

Namun secara khusus memang pria yang bekerja sebagai dosen Tarbiyah di Institut Studi Islam Fahmina Cirebon ini mengarahkan anak-anaknya untuk mencintai buku. Perpustakaan dan toko buku menjadi tempat menyenangkan bagi keluarganya.

"Apalagi di Yogyakarta, perpustakaan banyak. Kami kalau ke mal yang lama ya di toko bukunya," imbuhnya.

Begitu banyak buku yang dimiliki keluarganya, kini di ruang tamu rumahnya dibuka perpustakaan yang dibuka untuk umum. Perpustakaan bernama Satu Hati ini berisi ratusan buku-buku anak hingga buku bertema sosial politik milk Huda.

"Gratis. Tinggal isi buku peminjaman. Memang ada yang nggak kembali, ya sudah," tuturnya sambil tersenyum.
(sip/mad)