Mendidik Anak: Mitos Tentang Membaca Sejak Usia Dini

Mendidik anak sedari dini itu memang sangat penting. Dalam hal mendidik anak bisa Anda lakukan dengan berbagai cara, seperti memulainya dengan membaca. Dengan mengajarkan anak belajar membaca merupakan keuntungan untuk jangka waktu panjang. Dengan begitu, anak akan memiliki kemampuan membaca, prestasi akademik yang baik, serta di bidang lain dalam kehidupannya. Terlebih lagi, kemampuan membaca adalah pintu gerbang untuk semua pengetahuan yang ada di dunia.
      Terdapat kesalahpahaman tentang balita membaca sejak dini. Seringkali, orang hanya berpikir dari konsep cara membaca pada bayi yang tidak mungkin dilakukan sedari dini. Pada orangtua dan guru terdapat cara yang berbeda dan krusial saat mereka mengajarkan anak-anak didik mereka. Orangtua berpikir mereka masih merasa kurang dalam memberikan pengajaran pada buah hati mereka, dan mempercayakannya pada guru yang mampu memberikan pendidikan yang lebih dibandingkan di rumah.
Perlu beberapa hal yang perlu Anda ketahui dalam mendidik anak sedari dini dan ternyata juga terdapat mitos pada membaca sejak dini :
Mitos 1: Bayi tidak bisa membaca !
Tidak banyak orang yang mengetahui bahwa bayi mampu belajar membaca keseluruhan kata di usianya sekitar satu tahun. Mungkin suatu ketidakmungkinan dalam mengajarkan bayi membaca sedari dini.
Tetapi itu semua menjadi mungkin jika Anda dengan tepat mendidik anak untuk mengajarkannya membaca di usianya lima atau enam bulan. Di usia inilah anak akan menerima dan menstimulasi apa yang ia lihat dan Anda ajarkan. Untuk mengajar bayi membaca, yang Anda perlukan adalah mengajarnya secara teratur serta menunjukkan padanya kata-kata tunggal dengan huruf besar (sebaiknya disertai dengan ilustrasi setiap makna katanya).
Mitos 2: Mengenali kata tanpa gambar berhuruf tidak seperti belajar membaca !
Beberapa orang begitu yakin bahwa bayi tidak bisa membaca dan tanggapan mereka terhadap bayi yang membaca terlalu dini itu tidak mungkin.
Mengapa tanggapan mereka seperti itu? Mengajarkan anak membaca sejak dini memang tidak mudah karena dibutuhkan kesabaran dan secara bertahap sesuai dengan usianya. Memberikan bacaan bagi anak yang masih dibawah usia satu tahun memang tidak ada salahnya, bahkan itu lebih baik dilakukan sejak dini. Dengan mendidik anak membaca sedari dini, Anda bisa mengajarkannya mulai dengan secara verbal ataupun dengan huruf-huruf beserta dengan maknanya dan tentunya lebih baik bergambar. Lambat laun dengan tumbuh kembangnya si kecil, ia akan menyerap setiap kata yang Anda sampaikan dan yang ia lihat di sekitarnya.
Mitos 3: Mengajarkan bayi membaca, membuatnya tertekan !
Sebagian orang mungkin akan berpikir bahwa mengajarkan bayi membaca dibutuhkan tenaga pengajar seperti di sekolah. Dan hal ini dianggap tidak perlu, karena usia bayi pun belum cukup matang untuk menerima pendidikan yang masih terlalu dini terutama dalam membaca.
Dalam mendidik anak pada usia dini tidak dibutuhkan waktu dan tempat yang khusus untuk belajar. Mengajarkan bayi membaca bisa saat kapan saja dan dimana saja. Buatlah hal tersebut menjadi suatu yang menyenangkan bagi Anda dan juga si kecil. Anda bisa membuatnya dalam sebuah permainan dan lakukanlah hal tersebut dengan sering. Seiring dengan pertumbuhannya, maka buah hati Anda pun akan terbiasa dan cepat mencerna apa yang Anda ajarkan.
Dan biasanya setelah ia beranjak cukup besar, ia akan meminta sendiri untuk membaca buku-buku bergambar seperti apa yang Anda ajarkan padanya, sehingga ia merasa sangat senang bisa bersama Anda saat belajar sambil bermain.
Mitos 4: Masa-masa bayi senang bermain dan tidak perlu belajar membaca !
Setiap bayi, bermain adalah hal yang menyenangkan. Dan jika Anda bisa memanfaatkan hal tersebut untuk mengajarkan anak belajar membaca sambil bermain, maka ia pun tidak akan mengetahui perbedaan antara belajar dan bermain.
Dalam mengajar bayi tentunya tidak sama halnya sesulit dengan mengajar seorang anak yang lebih besar usianya. Karena dengan mengajarkan si kecil membaca bisa dilakukan kapan saja dan tidak membutuhkan waktu khusus, sehingga secara tidak langsung buah hati yang sedang bermain bisa Anda selingi dengan belajar. Dengan begitu, waktu Anda untuk mendidik anak pun menjadi fleksibel dan efisien.
Cobalah untuk memanfaatkan waktu si kecil saat ia tengah bermain, Anda siapkan sebuah buku bergambar yang mudah ia cerna. Di waktu inilah Anda bisa mendidik anak di tengah ia bermain, dan merupakan keuntungan juga bagi Anda dan si kecil. Setidaknya dari usia sedini mungkin buah hati Anda bisa mendapatkan sesuatu hal yang penting dalam pendidikan hingga kelak ia besar.
Oleh karena itu, sebisa mungkin Anda sebagai orangtua untuk selalu membimbing dan mendidik anak terutama dengan penuh kasih sayang dan perhatian yang lebih. Jangan sampai sedari dini anak tidak mengenal dengan dunia pendidikan.